Investasi Bibit Reksadana, Tips Pemula yang Harus Kamu Tahu! - Jasa Content Writer Murah dan Penulis Artikel SEO Investasi Bibit Reksadana, Tips Pemula yang Harus Kamu Tahu! - Jasa Content Writer Murah dan Penulis Artikel SEO

Investasi Bibit Reksadana, Tips Pemula yang Harus Kamu Tahu!

Investasi Reksadana Bibit


Investasi bibit reksadana – Beberapa waktu lalu, sebuah perusahaan investasi di Indonesia mengeluarkan sebuah aplikasi investasi yang bernama Bibit. Saya merupakan salah satu pengguna yang masih setia menggunakan Bibit sebagai jalur investasi untuk mengembangkan pundi-pundi keuangan. Jika kamu masih ragu dan awam dalam hal investasi maka kamu sebaiknya memilih Bibit. Mengapa? Karena beberapa poin penting ini akan menjelaskan mengapa Bibit sangat direkomendasikan sebagai aplikasi reksadana bagi pemula.

Hal yang Perlu Diketahui dan Tips Investasi Bibit Reksadana 


Sebelum kamu memulai untuk berinvestasi ada beberapa ketentuan yang harus kamu pahami dan pelajari di sini. Pada awalnya, saya sebagai pengguna sama sekali tidak mengetahui bagaimana cara kerja dari reksadana ini. Akan tetapi setelah hampir setengah tahun menggunakan aplikasi ini, saya jadi mantap untuk memilih investasi di Bibit Reksadana. Nah, apa saja yang perlu kamu ketahui dari aplikasi investasi Bibit ini?

Pahami Konsep Investasi Bibit Reksadana

Investasi Bibit Reksadana



Ya, bagi kamu yang sudah belajar ekonomi pastinya paham kan apa itu Reksadana? Kalau dalam KBBI maka reksadana diartikan sebagai wadah untuk mengumpulkan atau menghimpun pendanaan yang digunakan untuk diinvestasikan oleh pemodal dari masyarakat. Akan tetapi kenyataannya tidak sesederhana definisi tersebut. Reksadana kalau menurut saya lebih pada pengaturan investasi lewat sebuah sistem yang bisa membagi dana himpunan pada beberapa aspek investasi. Pada investasi Bibit, ada tiga portofolio yang bisa kamu pilih yaitu pasar uang, saham dan obligasi.

Nah, kalau saya memilih saham lebih dominan karena menginginkan untung yang jauh lebih besar. Setiap portofolio memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Pada jenis saham misalnya, nilainya selalu fluktuatif tidak seperti pasar uang yang cenderung aman meskipun keuntungannya kecil. 

Robot Pintar



Dalam investasi reksadana di Bibit, kita akan senantiasa dipandu oleh sang Robot Pintar. Siapa sih robot pintar ini? Dia adalah sistem yang akan mengarahkan kecenderungan kita dalam berinvestasi. Di sana akan diberikan sebuah kuesioner dimana kita bisa mengisinya lalu pihak Robot Pintar akan menentukan jenis investasi seperti apa yang cocok buat kita.

Nah, kalau saya sendiri termasuk investasi moderat alias tengah-tengah artinya saya tidak terlalu agresif dan tidak terlalu main aman. Dari data itulah sang Robot Pintar akan mengarahkan kita pada persentase portofolio yang akan kita investasikan. Karena saya adalah investor moderat maka pembagian portofolionya adalah saham 47%, Obligasi 43% dan Pasar uang 10%. Nah semua itu bisa kamu atur lagi kok. Robot Pintar cuma memberikan saran, sisanya kamu bisa menentukan.

Baca Juga : Cara Mengatur Keuangan Paling Sederhana

Mendaftar Mudah, Malah dapat Cashback 

Ternyata meskipun aplikasi ini agak berat (dalam artian membahas dan mengatur tentang uang) tetapi prosesnya sama sekali tidak dipersulit. Untuk mendaftarnya saja dulu saya tidak sampai satu minggu sudah aktif akunnya. Nah, untuk mendaftar ada empat tahapan yang bakal kamu lalui. Pertama adalah mengisi profil secara umum. Jika sudah kamu bisa mengurus registrasi. Kemudian tinggal verifikasi dan selesai. Bagaimana mudah bukan? Untuk verifikasi membutuhkan scan wajah juga jadinya aman! Oh iya bagi kamu yang mau mendaftar bisa menggunakan kode referralreksadanabibitku” untuk mendapatkan Cashback 

Baca Juga : Cara Dapat Uang Cuma Modal Nulis

Reksadana Syariah



Apabila kamu ingin mencoba memilih reksadana dengan prinsip syariah, maka di Bibit kamu bisa menggunakannya. Ya, reksadana syariah sangat ramah dengan ekonomi Islam. Bagi kamu yang ingin menerapkannya dalam berinvestasi bisa banget. Soal keuntungan dari reksadana syariah juga tidak begitu jauh dengan reksadana yang konvensional. Jika kamu memilih reksadana syariah maka portofolio perusahaannya pun juga syariah. Misalnya TRIM Syariah, Schroder Syariah Balanced Fund dan masih banyak lagi.

Support Helpdesk Responsif 

Salah satu tips yang bisa kamu coba adalah dengan memanfaatkan fitur help desk pada menu Bibit. Ketika investasi Bibit Reksadana, sering kali kita kebingungan khususnya untuk pemula. Namun kamu jangan khawatir karena pada aplikasi ini sudah dilengkapi dengan bantuan berupa help desk yang akan membantu kamu menjawab kebingungan tersebut. Menu help desk reksadana investasi Bibit akan menjawab pertanyaan kamu secara responsif dan cepat.

Baca Juga : Memangnya Ada Bisnis Tanpa Modal? 

 Simulasi Profit



Salah satu tips yang bisa kamu coba saat investasi di Bibit Reksadana adalah menjajal simulasi profit. Pada salah satu menu, kamu tinggal memasukkan nilai nominal angka yang akan dikeluarkan selama satu bulan. Setelah itu kamu tinggal memasukkan target yang akan dicapai. Bibit akan memberikan proyeksi terhadap keuntungan yang akan kamu dapatkan dalam beberapa rentang waktu ke depan serta bagaimana cara mengatur keuangan dengan baik.

Nah, itu dia bagaimana tips investasi Bibit Reksadana. Aplikasi ini sangat cocok untuk pemula yang ingin memulai berinvestasi karena Bibit Reksadana sangat mudah digunakan. Apalagi aplikasi ini bebas biaya Admin. Kamu pun bisa berinvestasi mulai dari 10 ribu rupiah. Yuk Coba!

Tinggalkan komentar